SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor pimpin pelaksanaan rapat evaluasi akhir tahun 2024 di Aula Rumah Jabatan, Senin 30 September 2024. Rapat ini mengevaluasi kinerja tahun 2024 dan mempersiapkan langkah strategis di tahun 2025.
Rapat itu menjadi momen untuk mengevaluasi perkembangan yang terjadi sepanjang tahun 2024, termasuk dari sisi anggaran dan pelaksanaan APBD.
“Mari kita intropeksi capaian yang telah kita raih sekaligus mengidentifikasi tantangan yang kita hadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah,” ujar Halikinnor, Senin, 30 Desember 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi angaran, target Pemerintah Kabuputen (Pemkab) Kotim memang tidak mencapai 100 persen. Namun demikian pendapatan dan belanja sudah terealisasi dengan baik.
“Penting kita perhatikan, rapat ini menjadi bahan refleksi agar kegiatan fisik tidak lagi dikerjakan di akhir tahun. Saya berpesan kepada seluruh OPD untuk merencanakan seoptimal mungkin,” jelas Halikinnor.
Halikinnor menyampaikan beberapa target ekonomi makro yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kotim tahun 2024, antara lain pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 4,24 persen. Selanjutnya inflasi diperkirakan berada di kisaran 2 hingga 4 persen.
Pendapatan regional per kapita juga ditargetkan mencapai Rp 60,14 juta. Kemudian angka kemiskinan diharapkan turun hingga 5,01 persen.
Disampaikannya pula. tingkat pengangguran terbuka berada di kisaran 4,93 persen, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan di atas 73,73.
“Ini bisa kita gambaran sebagai target ekonomi makro. Ini akan menjadi acuan Pemkab dalam merumuskan kebijakan dan langkah-langkah pembangunan yang mampu mengatasi berbagai tantangan serta dinamika yang ada,” kata Halikinnor.
Disampaikannya pula, pada 2024, Kabupaten Kotim fokus mendukung program prioritas nasional, seperti pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan ekstrem, dan penurunan stunting.
“Dimana anggaran dalam APBD 2024 juga dialokasikan untuk mendukung program prioritas yang dapat memberikan dampak pembangunan yang lebih baik, serta pelayanan publik yang lebih optimal bagi masyarakat,” kata Halikinnor.
Pada 2025 nanti, diharapkan dapat direncakan lagi lebih matang, sehingga pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur dapat lebih maju dan mensejahterakan masyarakat.








