Badan Kesbangpol Kalteng Gelar Sosialisasi Pencegahan Ekstrimisme, Terorisme, dan Penyalahgunaan Narkoba

- Publisher

Senin, 2 Desember 2024 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Ekstremisasi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba yang dibuka oleh Plt Sekda Kalteng Katma F. Dirun, turut hadir Unsur Forkopimda, Kepala Instansi Vertikal, seluruh Pejabat Administrator, Pengawas, JFT dan Pelaksana Badan Kesbangpol Prov Kalteng, serta perwakilan TP PKK Prov Kalteng, DWP Prov Kalteng, dan Organisasi Keagamaan Prov Kalteng, Senin 2 Desember 2024

Foto bersama Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Ekstremisasi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba yang dibuka oleh Plt Sekda Kalteng Katma F. Dirun, turut hadir Unsur Forkopimda, Kepala Instansi Vertikal, seluruh Pejabat Administrator, Pengawas, JFT dan Pelaksana Badan Kesbangpol Prov Kalteng, serta perwakilan TP PKK Prov Kalteng, DWP Prov Kalteng, dan Organisasi Keagamaan Prov Kalteng, Senin 2 Desember 2024

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar Sosialisasi Pencegahan Ekstremisme yang Mengarah pada Terorisme dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, Senin (2/12/2024) di Meeting Room Aurila Hotel, Jalan Adonis Samad Palangka Raya.

Kegiatan yang dibuka oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng M Katma . Dirun. Dalam sambutan dikatakannya, ekstremisme yang berujung pada terorisme adalah ancaman serius bagi stabilitas sosial, keamanan nasional, dan keharmonisan masyarakat.

Menurutnya, sebagai salah satu strategi untuk merespon permasalahan terkait ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme, telah ditegaskan oleh Presiden RI dengan menerbitkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE) Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020 – 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“RAN PE tersebut berfungsi sebagai pengarah koordinasi antar kementerian dan lembaga, untuk meningkatkan daya tangkal, menanggulangi ekstremisme berbasis kekerasan, serta mencegah terorisme. Saya tegaskan pentingnya menyelaraskan peran dan fungsi Pemerintah Daerah serta membangun ketahanan masyarakat secara umum, dalam menangkal ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme,” katanya.

Baca Juga :  Agustiar Sabran Pimpin DMI Kalteng 2025–2030, Terpilih Lewat Dukungan Aklamasi

Katma mengingatkan peran penting keluarga, dikatakannya, sebagai unit terkecil dalam masyarakat, keluarga memiliki peran vital sebagai benteng pertama untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

“Seiring berkembangnya zaman, di era globalisasi ini pengaruh negatif semakin mudah masuk ke dalam kehidupan kita, termasuk peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai dari dalam keluarga dengan cara komunikasi yang baik, edukasi sejak dini, teladan yang baik, membangun aktivitas positif dan mengawasi perubahan perilaku anak,” tuturnya.

Karena itu, kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahaya aksi ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme dan juga bahaya penyalahgunaan narkoba terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Demi Demokrasi Berkualitas Badan Kesbangpol Kalteng Kawal Regulasi dan Anggaran Pilkada

“Kami harapkan peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi kondisi lingkungan terlebih lagi ketertiban dan keamanan pasca pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024 yang telah dilaksanakan,” tandasnya

Sementara itu di kegiatan yang sama Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng, Edy Yusuf menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan ekstremisme yang mengarah pada terorisme di lingkungan masyarakat, serta meningkatkan pemahaman dan wawasan tentang penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Turut hadir Unsur Forkopimda, Kepala Instansi Vertikal, seluruh Pejabat Administrator, Pengawas, JFT dan Pelaksana Badan Kesbangpol Prov Kalteng, serta perwakilan TP PKK Prov Kalteng, DWP Prov Kalteng, dan Organisasi Keagamaan Prov Kalteng.

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru