Dislutkan Kalteng Berkomitmen Layani Kebutuhan Para Nelayan

- Publisher

Kamis, 6 Maret 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HASIL TANGKAPAN : Para nelayan saat melakukan bongkar hasil tangkapan ikan di PP Kumai belum lama ini.(IST)

HASIL TANGKAPAN : Para nelayan saat melakukan bongkar hasil tangkapan ikan di PP Kumai belum lama ini.(IST)

PALANGKA RAYA–Untuk mempercepat pembangunan ekonomi yang produktif, kreatif dan berwawasan lingkungan, salah satunya dengan prioritas hilirisasi hasil perikanan/kelautan  yang mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kalteng. Dalam visi misi Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, hal tersebut disampaikan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng H. Darliansjah saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (6/3).

“Dislutkan Provinsi Kalteng melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Perikanan (PP) Kumai yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat, kita berkomitmen dalam melayani kebutuhan para nelayan di wilayah binaan, Dengan berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan, UPT PP Kumai berperan penting dalam mendukung aktivitas perikanan tangkap di daerah ini,” kata Darliansyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya wilayah binaan UPT PP Kumai mencakup sejumlah desa pesisir dengan jumlah nelayan yang cukup signifikan. Para nelayan ini menggantungkan hidupnya pada hasil tangkapan laut, yang kemudian dibongkar di Pelabuhan Perikanan Kumai.

Baca Juga :  Kepala Dislutkan Kalteng Sambut Kunjungan Wabup Sukamara, Bahas Kolaborasi Strategis Sektor Perikanan

“Jumlah nelayan di wilayah binaan kami cukup banyak, dan kami berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Darliansjah.

Dirinya mengatakan, Produksi tangkapan yang dibongkar di PP Kumai cukup bervariasi, dengan ikan-ikan dominan seperti Tenggiri, Tongkol, Bawal Hitam, Talang, Manyung dan berbagai ikan campur lainnya. Rata-rata produksi tangkapan yang dibongkar mencapai puluhan ton per bulan, tergantung musim.

“Salah satu kebutuhan utama nelayan adalah bahan bakar minyak (BBM) Bio Solar, dimana UPT PP Kumai memiliki kuota BBM sebanyak 70 kilo liter per bulan untuk memenuhi kebutuhan nelayan. UPT PP Kumai bekerja sama dengan Koperasi LEPP-M3 untuk memastikan ketersediaan dan distribusi BBM bagi nelayan, khususnya di wilayah Kobar,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Rizky Gerak Cepat Tinjau Venue Usai Diterjang Hujan, Pastikan Expo Lamandau Tetap Jalan Lancar

“Selain BBM, kebutuhan es juga sangat penting bagi nelayan untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan. UPT PP Kumai memiliki fasilitas pabrik es dengan kapasitas 5 Ton x 2 Unit yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nelayan,” ucap Darliansyah.

Ada juga fasilitas cold storage kapasitas 10 ton dan Air Blast Freezer (ABF) kapasitas tiga ton. UPT PP Kumai terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan fasilitasnya untuk mendukung perkembangan sektor perikanan tangkap di wilayah tersebut.

“Keberadaan UPT PP Kumai sangat membantu para nelayan dalam menjalankan aktivitasnya. Dengan adanya fasilitas dan layanan yang memadai, nelayan dapat lebih fokus pada kegiatan penangkapan ikan, dan juga tentunya dengan pelayanan yang proaktif diharapkan membantu kesejahteraan nelayan dapat terus meningkat,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru