NANGA BULIK – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memaparkan berbagai strategi pembangunan daerah yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan kemandirian energi dalam Seminar dan Lokakarya Ekonomi Nasional (SELENA) 2026 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Dalam forum bertema “Akselerasi Ketahanan Pangan dan Kemandirian Energi Melalui Inovasi Berkelanjutan sebagai Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045”, Rizky menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan dan energi tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen.
“Keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian energi memerlukan sinergi semua pihak,” Selasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan tersebut, ia menjelaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal melalui berbagai kebijakan dan inovasi berkelanjutan. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan daerah sekaligus memberikan kontribusi terhadap pencapaian target pembangunan nasional.
Rizky juga menekankan pentingnya penerapan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media sebagai fondasi dalam mempercepat pembangunan, khususnya di sektor pangan dan energi.
Menurutnya, Pemkab Lamandau terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan agenda prioritas pemerintah pusat. Penguatan sektor pangan dan energi dinilai menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pengembangan sektor strategis tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing Kabupaten Lamandau dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
Keikutsertaan Bupati Lamandau dalam forum ekonomi nasional ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai inovasi pembangunan daerah sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah pusat, kalangan akademisi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber, di antaranya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, serta para akademisi dari berbagai perguruan tinggi.(nr)








