MPLS Siswa Kelas 1 SD di Kotim Usung Konsep Transisi PAUD yang Ceria dan Edukatif

- Publisher

Jumat, 13 Juni 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Muhammad Irfansyah.(IST)

Foto Muhammad Irfansyah.(IST)

KOTAWARINGIN TIMUR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa kelas 1 SD akan dikemas secara istimewa dengan mengusung konsep Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan (TPSDM). Program ini akan digelar pada 14–26 Juli 2025 dan dirancang untuk memberikan pengalaman awal sekolah yang positif, ramah anak, dan penuh keceriaan.

Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, mengungkapkan bahwa konsep TPSDM bertujuan mempermudah adaptasi peserta didik baru melalui aktivitas yang mendorong rasa percaya diri, kegembiraan, dan motivasi belajar sejak hari pertama masuk sekolah.

Baca Juga :  Mahasiswa Magang di Instansi Pemerintah Kini Bisa Dapat Tunjangan Harian Rp57 Ribu

“Untuk siswa kelas 1 SD, MPLS akan menjadi momen penting agar anak merasa nyaman dan termotivasi belajar. Kami ingin mereka memasuki dunia sekolah dengan antusias, tanpa rasa tertekan,” ujar Irfansyah, Jumat, 13 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari program ini, setiap sekolah juga akan menggelar asesmen diagnostik untuk memetakan kemampuan awal dan kebutuhan belajar peserta didik. Hasil asesmen tersebut akan menjadi acuan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif dan tepat sasaran.

“Melalui asesmen diagnostik, guru dapat mengenali kekuatan dan tantangan yang dimiliki anak, lalu menyusun pembelajaran yang membangun kemampuan dasar di bidang literasi, numerasi, serta perkembangan sosial-emosional,” jelasnya.

Baca Juga :  Disdik Kotim Dorong Kepala Sekolah Terapkan Deep Learning untuk Revolusi Pendidikan

Irfansyah menegaskan, masa transisi dari PAUD ke SD merupakan periode krusial yang sangat menentukan keberhasilan anak di jenjang pendidikan dasar. Karena itu, MPLS harus lebih dari sekadar pengenalan lingkungan sekolah—tetapi juga menjadi ajang menanamkan pengalaman belajar yang positif dan membekas.

“Kami berkomitmen memastikan setiap anak merasa diterima, mendapatkan dukungan optimal, dan memiliki fondasi kuat untuk tumbuh serta berkembang,” tegasnya.(nr)

Berita Terkait

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi
Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos
Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025
Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI
Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus
Disdik Kotim Genjot Perbaikan Gedung Sekolah, Banyak Gedung SD SMP Direhab
“Ternyata Aku Korban” Film Pendek Karya Pelajar Sampit, Suarakan Cegah Perundungan
Film Pendek “Ternyata Aku Korban” Karya Pelajar Kotim, Tampar Kesadaran Publik soal Bullying
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 September 2025 - 14:41 WIB

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:03 WIB

Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:00 WIB

Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:34 WIB

Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus

Berita Terbaru