PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperingati 45 tahun integrasi antara kepercayaan Kaharingan dan Hindu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, H.M. Katma F. Dirun, mewakili Gubernur Kalteng menghadiri acara peringatan yang digelar di lingkungan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya pada Sabtu (19/4).
Dalam sambutannya yang mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, Katma menyampaikan ucapan selamat atas peringatan ini dan menekankan pentingnya momen tersebut sebagai ruang refleksi atas perjalanan spiritual, budaya, dan integrasi yang telah terjalin selama lebih dari empat dekade.
“Peringatan ini hendaknya tidak hanya menjadi agenda seremoni tahunan, tetapi dapat dijadikan tonggak untuk memperkuat nilai-nilai ajaran lokal serta menjaga kekayaan warisan budaya Kaharingan dan Hindu sebagai bagian dari identitas Nusantara,” ujar Katma.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyoroti filosofi Huma Betang sebagai dasar penguatan kerukunan di tengah perbedaan yang ada. Menurutnya, semangat solidaritas dan kebersamaan perlu terus dipupuk demi mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang damai dan harmonis.
“Kita patut bersyukur atas berdirinya gedung-gedung penting seperti Balai Induk Kaharingan Garing Nganderang, Gedung Kayu Erang Tingang, serta kampus IAHN-TP ini sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pelestarian nilai-nilai adat dan spiritual,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Katma mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan prinsip Belom Bahadat—yang berarti hidup dalam kehormatan, beretika, dan bermartabat—sebagai landasan dalam bermasyarakat dan bernegara.
“Keberagaman budaya dan keyakinan adalah kekayaan yang perlu dirawat bersama. Prinsip Belom Bahadat harus terus digaungkan sebagai perekat sosial yang mampu mendukung visi Kalteng BERKAH dan Kalteng Maju,” tegasnya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalteng, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Kalteng H. Hasan Basri, Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MB AHK) Pusat Walter S. Penyang, serta Rektor IAHN-TP Palangka Raya. Hadir pula para pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat lintas generasi. (nr/sekaltengcom)








