Plt Sekda Kalteng Ajak Lestarikan Nilai Kearifan Lokal di Peringatan 45 Tahun Integrasi Kaharingan–Hindu

- Publisher

Sabtu, 19 April 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN : Plt. Sekda Provinsi Kalteng H. M Katma F. Dirun saat menyampaikan sambutannya saat menghadiri acara peringatan 45 tahun integrasi antara kepercayaan Kaharingan dan Hindu, Sabtu (19/4).(IST)

SAMBUTAN : Plt. Sekda Provinsi Kalteng H. M Katma F. Dirun saat menyampaikan sambutannya saat menghadiri acara peringatan 45 tahun integrasi antara kepercayaan Kaharingan dan Hindu, Sabtu (19/4).(IST)

PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperingati 45 tahun integrasi antara kepercayaan Kaharingan dan Hindu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, H.M. Katma F. Dirun, mewakili Gubernur Kalteng menghadiri acara peringatan yang digelar di lingkungan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya pada Sabtu (19/4).

Dalam sambutannya yang mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, Katma menyampaikan ucapan selamat atas peringatan ini dan menekankan pentingnya momen tersebut sebagai ruang refleksi atas perjalanan spiritual, budaya, dan integrasi yang telah terjalin selama lebih dari empat dekade.

“Peringatan ini hendaknya tidak hanya menjadi agenda seremoni tahunan, tetapi dapat dijadikan tonggak untuk memperkuat nilai-nilai ajaran lokal serta menjaga kekayaan warisan budaya Kaharingan dan Hindu sebagai bagian dari identitas Nusantara,” ujar Katma.

Ia juga menyoroti filosofi Huma Betang sebagai dasar penguatan kerukunan di tengah perbedaan yang ada. Menurutnya, semangat solidaritas dan kebersamaan perlu terus dipupuk demi mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang damai dan harmonis.

“Kita patut bersyukur atas berdirinya gedung-gedung penting seperti Balai Induk Kaharingan Garing Nganderang, Gedung Kayu Erang Tingang, serta kampus IAHN-TP ini sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pelestarian nilai-nilai adat dan spiritual,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Katma mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan prinsip Belom Bahadat—yang berarti hidup dalam kehormatan, beretika, dan bermartabat—sebagai landasan dalam bermasyarakat dan bernegara.

Baca Juga :  Mahasiswa Magang di Instansi Pemerintah Kini Bisa Dapat Tunjangan Harian Rp57 Ribu

“Keberagaman budaya dan keyakinan adalah kekayaan yang perlu dirawat bersama. Prinsip Belom Bahadat harus terus digaungkan sebagai perekat sosial yang mampu mendukung visi Kalteng BERKAH dan Kalteng Maju,” tegasnya.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalteng, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Kalteng H. Hasan Basri, Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MB AHK) Pusat Walter S. Penyang, serta Rektor IAHN-TP Palangka Raya. Hadir pula para pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat lintas generasi. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Pemkab Lamandau Gelontorkan Rp15,1 Miliar untuk BPJS Gratis, Puluhan Ribu Warga Dijamin Berobat Tanpa Biaya
Pemkab Kotim Tegaskan Lahan Yonif TP 923/Mentaya Milik TNI, Bukan Area Sengketa
Agustiar Sabran Ajak Pers Kawal Pembangunan Kalteng, Soroti Transparansi hingga Infrastruktur
Pembatasan Penjualan BBM di Palangka Raya Belum Berlaku, Pemkot Masih Lakukan Evaluasi
Transaksi Tembus Triliunan, Misi Dagang Jatim-Kalteng Buka Keran Investasi dan Hilirisasi
Pemkab Lamandau Matangkan APBD 2026, BPKP Turun Tangan Awasi Perencanaan
Pemprov Kalteng Perketat Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Gubernur Kalteng Tegaskan Transparansi, Peran Pers sebagai Mitra Kritis Pembangunan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:38 WIB

Pemkab Lamandau Gelontorkan Rp15,1 Miliar untuk BPJS Gratis, Puluhan Ribu Warga Dijamin Berobat Tanpa Biaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pemkab Kotim Tegaskan Lahan Yonif TP 923/Mentaya Milik TNI, Bukan Area Sengketa

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:41 WIB

Agustiar Sabran Ajak Pers Kawal Pembangunan Kalteng, Soroti Transparansi hingga Infrastruktur

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:41 WIB

Pembatasan Penjualan BBM di Palangka Raya Belum Berlaku, Pemkot Masih Lakukan Evaluasi

Kamis, 23 April 2026 - 18:14 WIB

Transaksi Tembus Triliunan, Misi Dagang Jatim-Kalteng Buka Keran Investasi dan Hilirisasi

Berita Terbaru