PALANGKA RAYA – Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran sebut tiga zona di Kalteng dengan berbagai potensinya.
Tiga zona ini adalah zona Barat, zona Tengah, dan Zona Timur. Agustiar Sabran berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi ini sebagai strategi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kalimantan Tengah sangat luas, sangat kaya sumber daya alam, kami ingin meningkatkan pendapatan daerah untuk itu dibagi menjadi tiga zona,” sebutnya di Aula Jayang Tingang. Kamis, 10 April 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun zona barat meliputi Kabupaten Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur. Zona Tengah meliputi Kabupaten Katingan, Palangka Raya, Gunung Mas, Kapuas, dan Pulang Pisau. Serta zona Timur meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito timur, Barito Utara dan Murung Raya.
“Zona Barat menjadi pusat hilirrisasi sumber daya alam, kawasan hub perdagangan besar, serta konservasi taman Nasional berkelanjutan. Kemudian Zona Tengah menjadi hub pusat perdagangan dan jasa pariwisata, pengembangan sentra pertanian terintegrasi, serta pusat riset dan pendidikan,”
“Sedangkan zona Timur menjadi pusat hilirisasi pangan, lumbung energi baru dan terbarukan Kalimantan, serta wilayah mitra dari pengembangan IKN di Kalimantan Timur,” sebutnya.
Dengan pembagian tiga zona ini, Gubernur berharap koordinasi yang solid bersama Bupati dan Wali Kota se-kalimatan Tengah, untuk bisa selaras untuk memaksimalkan potensi daerahnya. (dcc/sekaltengcom)








