Tingkatkan Pelayanan Publik, Delegasi Pemprov Kalteng Studi Komparatif ke Jawa Barat

- Publisher

Selasa, 11 Februari 2025 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STUDI : Delegasi Pemprov Kalteng saat melakukan Studi Komparatif budaya Core Velue BerAkhlak di Provinsi Jawa Barat pada Selasa (11/02).(IST)

STUDI : Delegasi Pemprov Kalteng saat melakukan Studi Komparatif budaya Core Velue BerAkhlak di Provinsi Jawa Barat pada Selasa (11/02).(IST)

BANDUNG –Untuk memperkuat dan meningkatkan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui implementasi Core Values ASN BerAKHLAK serta Employer Branding Bangga Melayani Bangsa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengirimkan delegasi untuk melakukan Studi Komparatif ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Barat pada Selasa (11/02).

Delegasi Kalteng terdiri dari perwakilan Biro Organisasi Setda Provinsi Kalteng Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik). Studi Komparatif ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung keberhasilan Pemprov Jabar dalam menerapkan budaya kerja ASN BerAKHLAK, yang mengantarkan mereka meraih peringkat pertama Indeks BerAKHLAK kategori Pemerintah Daerah Provinsi Tahun 2024.

Hari pertama, kegiatan diawali dengan persiapan, pengarahan, dan koordinasi internal sebelum pertemuan resmi dengan jajaran Pemprov Jabar. Selanjutnya, pada hari kedua, dilakukan Studi Komparatif, paparan materi, serta sesi diskusi mendalam mengenai implementasi budaya kerja ASN BerAKHLAK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di Kantor Pemprov Jabar, delegasi Kalteng yang dipimpin oleh Yosias, selaku Kepala Bagian Reformasi Birokrasi & Akuntabilitas Kinerja Biro Organisasi Setda Provinsi Kalteng, disambut hangat oleh Iwan Kurniawan, JFT Analis Kebijakan di Biro Organisasi Jabar, beserta jajaran dan perwakilan instansi terkait.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Hadirkan Operasi Bibir Sumbing Gratis, Bupati Rizky Ajak Masyarakat Manfaatkan Program

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Jabar berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam membangun budaya kerja ASN yang berorientasi pada pelayanan publik.

“Ketika seorang ASN memiliki nilai dasar BerAKHLAK berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, maka secara teoritis ia akan bekerja lebih optimal, sehingga dapat mengakselerasi kinerja pembangunan daerah,” ujar Iwan.

Dirinya juga menjelaskan bahwa penerapan nilai BerAKHLAK di lingkungan SETDA Provinsi Jawa Barat telah berlangsung sejak 2021–2023. Hasilnya, implementasi ini berdampak positif terhadap kinerja birokrasi di Jabar, termasuk peningkatan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta Indeks Reformasi Birokrasi.

“Dengan menerapkan core values BerAKHLAK, nilai Indeks Reformasi Birokrasi Pemprov Jabar tahun 2023 mencapai 93,08, mengalami peningkatan 17 poin dibandingkan tahun 2020,” terang Iwan.

Keberhasilan ini, menurut Iwan tidak hanya bergantung pada nilai budaya kerja semata, melainkan pada upaya akselerasi pembangunan yang sistematis dan terukur. Pemprov Jabar mengacu pada Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 26 Tahun 2023 tentang Roadmap Reformasi Birokrasi, yang di dalamnya mengamanatkan peran strategis Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan BPSDM dalam memastikan implementasi budaya kerja ASN BerAKHLAK berjalan optimal.

Baca Juga :  Curi Buah Sawit di Kebun Perusahaan, Seorang Pria di Kotim Ditangkap Polisi

Sementara Yosias menegaskan bahwa Pemprov Kalteng perlu melakukan pendalaman terhadap konsep yang telah diterapkan di Jabar, sekaligus membenahi sistem internal agar lebih optimal.

“Kami ingin memahami secara menyeluruh level-level penerapan budaya kerja ini, serta menyesuaikan sistem yang ada dengan memberikan porsi tanggung jawab yang lebih tepat kepada masing-masing perangkat daerah,” ujarnya.

Dirinya berharap, melalui kunjungan ini, dapat terjalin koordinasi yang baik sehingga dapat lebih memahami fungsi dan peran masing-masing perangkat daerah dalam mendukung implementasi budaya kerja ASN BerAKHLAK di Kalteng.

“Kegiatan Studi Komparatif ini diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi Pemprov Kalteng dalam membangun budaya kerja ASN yang profesional, inovatif, dan berdaya saing, demi mendukung percepatan pembangunan daerah,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru