Target Cetak Sawah 75 Ribu Hektare dan Swasembada Pangan, Mentan: Kalteng Punya Potensi Besar

- Publisher

Rabu, 19 Maret 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, bersama Unsur Forkopimda serta penyuluh pertanian.(IST)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, bersama Unsur Forkopimda serta penyuluh pertanian.(IST)

PALANGKA RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beri arahan dalam Rapat koordinasi luas tambah tanam, dan sosialisasi Instruksi Presiden nomor 3 tahun 2025, Pendayagunaan Penyuluh Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah. Aula Jayang Tingang pada Rabu, 19 Maret 2025.

Andi menegaskan, cetak sawah merupakan program pemerintah pusat yang berfokus pada mewujudkan swasembada pangan. Ketika tujuan tersebut tercapai maka Indonesia dapat mencegah diri dari krisis pangan.

“Terkait krisis pangan ini vital. Wajib ikut membantu pangan, kalau pangan bermasalah, negara bermasalah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini merupakan arahan presiden, pada sidang kabinet 2 Desember 2024 untuk fokus pada 4 program utama pemerintah: swasembada pangan, makan bergizi, ketahanan energi (biofuel), dan Hilirisasi.

Dalam paparannya, Andi mengatakan Produksi Padi 2023-2024 meningkat, sehingga pada tahun 2025 ditargetkan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Podcast Diskominfosantik Kalteng Angkat Tema Inovasi Digital dalam Layanan Listrik dan Internet

Produksi padi pada tahun 2023 sebesar 330.781, tahun 2024 sebesar 366.147 ton, target pada tahun 2025 sebesar 475.991 ton Target 75.000 ha.

Dari target 75.000 hektare tersebut tersebar di enam kabupaten: Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Barito Utara, Seruyan, Lamandau, yang saat ini sudah kontrak cetak sawah total 63.222 hektare.

“Kita harus kerja keras. Ini arahan Presiden, Kalteng punya potensi besar, cetak sawah kurang lebih dianggarkan tiga triliun di sini. Kalau ini berhasil, Kalimantan Tengah bisa memproduksi satu juta ton beras dan ini bisa mensuplai provinsi lainnya serta dapat mengangkat pendapatan masyarakat,” tuturnya.

Gubernur Kalteng melalui Wagub Edy Pratowo berkomitmen dalam mendukung swasembada pangan, yang bertujuan kemakmuran masyarakat.

“Ini sejalan dengan prioritas pertama dalam 8 Program 100 Hari Kerja kami, keselarasan dengan Program Asta Cita Presiden: mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Lumbung Pangan Nasional dan Pencegahan Stunting. Ada juga Kartu Huma Betang Sejahtera, petani dan nelayan menerima bantuan sebagai kemajuan pertanian,” jelasnya.

Baca Juga :  3.200 Buruh Sawit Lamandau Resmi Tercover Jamsostek, Pemkab Pastikan Perlindungan Kerja Lebih Inklusif

Dengan target cetak sawah di Kalteng 75.000 hektare, saat ini sudah berkontrak 63.222 hektare, proses kontrak 7.541 hektare, serta persiapan kontrak 4.237 hektare.

“Adapun jumlah bantuan alsintan di Tahun 2024 sebanyak 180 Unit, bantuan untuk brigade pangan tahun 2024 dan 2025 sebanyak 226 Unit yang terdiri dari Traktor tanam padi, Traktor roda 4 dan 2, serta mesin pompa air. Saya turut mengapresiasi para penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan para petani milenial yang telah berjuang mendukung swasembada pangan ini,” ungkapnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru