Gubernur Agustiar Genjot Program Cetak Sawah 85 Ribu Hektare Demi Wujudkan Swasembada Pangan Kalteng

- Publisher

Senin, 8 September 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERAHKAN : Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menyerahkan bantuan alsintan kepada petani di Kabupaten Kapuas, beberapa waktu lalu.(IST)

SERAHKAN : Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menyerahkan bantuan alsintan kepada petani di Kabupaten Kapuas, beberapa waktu lalu.(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan komitmennya mempercepat realisasi program cetak sawah sebagai upaya strategis mewujudkan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto.

“Mencapai swasembada pangan nasional butuh langkah cepat, terukur, dan sinergi semua pihak. Perluasan lahan tanam serta optimalisasi lahan harus kita kerjakan dengan penuh konsistensi,” ujar Agustiar di Palangka Raya, Senin (8/9).

Program cetak sawah di Kalteng menargetkan lahan seluas 85.740 hektare, dengan lahan yang sudah dikontrakkan mencapai 67.149 hektare. Sementara itu, program optimalisasi lahan (oplah) pada tahun 2025 ditetapkan seluas 6.482 hektare.

Kegiatan ini menyasar sejumlah daerah sentra pertanian, antara lain Kapuas, Pulang Pisau, dan Kotawaringin Timur, serta kabupaten lainnya. Hingga kini, progres lapangan mencatat pembersihan dan perataan lahan sekitar 20 ribu hektare, serta pengolahan tanah sekitar 3 ribu hektare, yang terus berjalan secara bertahap.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Kalteng telah membentuk Tim Monitoring Percepatan Cetak Sawah dan Optimasi Lahan yang diketuai Wakil Gubernur. Tim ini melibatkan berbagai unsur mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, kejaksaan, pelaku usaha hingga kelompok tani, guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai target.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Tinjau Pasar Ramadan, Dorong UMKM Bangkit dan Raup Omzet Lebih

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Rendy Lesmana, menuturkan dukungan penuh juga diberikan berupa penyediaan alsintan, brigade pangan, hingga sarana pendukung lain.

“Dengan bertambahnya luas baku sawah, potensi produksi gabah Kalteng akan melonjak signifikan. Sebagai gambaran, varietas lokal seperti Siam di Kapuas dan Pulang Pisau rata-rata mampu menghasilkan 5-6 ton gabah per hektare,” jelasnya.

Program ini diharapkan mampu menjadikan Kalteng sebagai salah satu penopang utama swasembada pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru