DPRD Kalteng Bahas RPJMD 2025–2029: Fokus pada Hilirisasi SDA, Pemerataan Wilayah, dan SDM Unggul

- Publisher

Selasa, 17 Juni 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT PARIPURNA : Ketua DPRD Provinsi Kalteng Arton S Dohong bersama Plt Sekda Provinsi Leonard S Ampung saat menghadiri Rapat Paripurna di DPRD, Senin (16/6).(IST)

RAPAT PARIPURNA : Ketua DPRD Provinsi Kalteng Arton S Dohong bersama Plt Sekda Provinsi Leonard S Ampung saat menghadiri Rapat Paripurna di DPRD, Senin (16/6).(IST)

PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Paripurna ke-11 Masa Sidang III Tahun 2025, Senin (16/6), dengan dua agenda utama: pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif mengenai Hak Keuangan dan Administratif bagi Pimpinan dan Anggota DPRD, serta penyampaian pandangan umum fraksi terhadap dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalteng 2025–2029.

Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Arton S. Dohong. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa seluruh fraksi secara umum menyetujui Raperda RPJMD untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan lebih mendalam, meski sejumlah fraksi menyampaikan catatan strategis yang perlu diperhatikan oleh pihak eksekutif.

“Dukungan dari fraksi-fraksi sangat positif. Namun tetap ada beberapa poin yang harus ditegaskan kembali oleh Gubernur sebagai kepala daerah agar visi pembangunan lima tahun ke depan lebih terarah dan inklusif,” ujarnya usai rapat.

Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi memberikan pemandangan umum terhadap substansi RPJMD. Fraksi Golkar, misalnya, menilai dokumen tersebut sangat krusial sebagai landasan strategis pembangunan yang harus selaras dengan arah kebijakan nasional, baik RPJMN maupun RPJPD. Mereka menekankan pentingnya penguatan strategi hilirisasi sumber daya alam, peningkatan kapasitas SDM, pelestarian lingkungan, serta perlindungan hak-hak masyarakat adat.

Sementara itu, Fraksi NasDem memberikan apresiasi atas penyusunan RPJMD yang dinilai berbasis data, terbuka, dan inklusif. Mereka menekankan pentingnya keterpaduan program daerah dengan visi nasional “Indonesia Emas 2045”, serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah tertinggal. Peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan akses layanan dasar juga menjadi sorotan utama fraksi ini.

Fraksi Partai Demokrat, meski mendukung, menyampaikan beberapa masukan kritis. Salah satunya adalah belum dimasukkannya secara eksplisit agenda peningkatan status RSUD Doris Sylvanus menjadi rumah sakit kelas A. Mereka juga menggarisbawahi kurangnya peta jalan untuk mengatasi ketimpangan pembangunan antarwilayah, terutama di wilayah timur Kalteng, serta tantangan rendahnya literasi digital di era transformasi teknologi.

Baca Juga :  Pemprov Gelar Rakor RIPJPID

“Kita juga harus serius menanggapi persoalan lonjakan lulusan yang tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja. RPJMD seharusnya bisa merespons persoalan itu dengan program yang terukur,” ungkap perwakilan Fraksi Demokrat.

Catatan dari seluruh fraksi tersebut akan menjadi referensi penting bagi tim penyusun dalam memperbaiki dan menyempurnakan draft RPJMD sebelum dibawa ke tahap finalisasi. Keseluruhan proses ini diharapkan mampu melahirkan arah pembangunan Kalimantan Tengah yang lebih adil, berkelanjutan, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, Staf Ahli Gubernur Yuas Elko, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kalteng. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru