Subsidi Sembako Rp10 Ribu Digelontorkan, Pemprov Kalteng Tekan Inflasi Jelang Lebaran

- Publisher

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAR MURAH : Sekretaris Umum DAD Kalteng, Yulindra Dedy, saat foto bersama saat pasar murah di Aula Betang Hapakat, Kamis (19/03/2026).

PASAR MURAH : Sekretaris Umum DAD Kalteng, Yulindra Dedy, saat foto bersama saat pasar murah di Aula Betang Hapakat, Kamis (19/03/2026).

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menggencarkan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah melalui program Pasar Murah dengan penyaluran paket sembako bersubsidi kepada masyarakat, termasuk kalangan kelembagaan adat.

Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, Yulindra Dedy, menegaskan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Kalteng sebagai upaya memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok di tengah dinamika harga pasar.

“Kegiatan ini adalah bagian dari langkah antisipatif Pemprov Kalteng dalam menghadapi Idulfitri sekaligus menekan laju inflasi, khususnya di Palangka Raya,” ujarnya saat ditemui di Aula Betang Hapakat, Kamis (19/03/2026).

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyalurkan sebanyak 500 paket sembako yang secara khusus diperuntukkan bagi keluarga besar kelembagaan adat. Penerima manfaat meliputi pengurus DAD, Batamad, Gerdayak, Bawidayak, serta para Damang dan Mantir di wilayah Palangka Raya.

Program ini dinilai sangat efektif membantu masyarakat, terutama dalam meringankan beban ekonomi menjelang hari besar keagamaan. Pasalnya, satu paket sembako yang memiliki nilai pasar sekitar Rp140.000, disubsidi pemerintah hingga Rp130.000.

Baca Juga :  Adhyaksa FC Resmi Berkandang di Kalteng, Era Baru Kebangkitan Sepak Bola Dimulai

“Artinya masyarakat cukup menebus Rp10.000 saja per paket. Isinya meliputi beras, gula, dan minyak goreng,” jelas Yulindra.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat adat dan kelompok rentan lainnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Kalteng. Bantuan ini jelas sangat berarti, khususnya bagi masyarakat yang sedang bersiap menyambut Idulfitri,” pungkasnya.(nr)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru