Wagub Edy Pratowo Desak Pemerintah Pusat Segera Realisasikan DBH Secara Adil

- Publisher

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENANDATANGANAN : Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo saat melakukan penandatanganan berita acara hasil Rakor Gubernur Daerah Penghasil Sumber Daya Alam di sektor Pertambangan, Kehutanan dan Perkebunan, Rabu (9/7/2025).(IST)

PENANDATANGANAN : Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo saat melakukan penandatanganan berita acara hasil Rakor Gubernur Daerah Penghasil Sumber Daya Alam di sektor Pertambangan, Kehutanan dan Perkebunan, Rabu (9/7/2025).(IST)

BALIKPAPAN – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, menegaskan pentingnya keadilan fiskal bagi daerah penghasil sumber daya alam (SDA), dalam Rapat Koordinasi Gubernur se-Indonesia yang digelar di Hotel Novotel Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (9/7/2025).

Pertemuan yang mengangkat tema “Sinergi Daerah Penghasil SDA untuk Optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) Pertambangan dan Kehutanan” itu dihadiri 12 kepala daerah atau wakilnya. Mereka berasal dari provinsi-provinsi penghasil seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Sulawesi Utara, hingga Maluku Utara.

Forum strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang sekaligus menjadi tuan rumah. Dalam sambutannya, Rudy menyerukan pentingnya konsolidasi antar daerah penghasil agar pemerintah pusat tidak lagi mengabaikan peran vital daerah dalam menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), khususnya dari sektor tambang, hutan, dan perkebunan.

Wagub Kalteng, Edy Pratowo, menyampaikan keprihatinan atas masih minimnya alokasi DBH yang diterima daerah, meskipun kontribusi mereka terhadap PNBP sangat besar. Ia mengungkapkan bahwa Kalimantan Tengah bahkan masih memiliki tunggakan DBH yang belum dibayarkan pemerintah pusat.

“Masih ada kekurangan bayar DBH tahun 2023 senilai sekitar Rp625 miliar. Belum lagi hasil rekonsiliasi 2024 yang belum masuk kas daerah, lebih dari Rp300 miliar. Jika semuanya dibayarkan, potensi DBH kita bisa tembus Rp1 triliun,” jelas Edy.

Baca Juga :  Wagub Edy Pratowo Anjangsana ke LKSA Darul Tazkiyah, Dalam Rangka Menyambut Hari Jadi ke-68 Kalimantan Tengah

Ia menegaskan bahwa keadilan pembagian DBH tidak hanya menyangkut angka, tetapi juga berkaitan langsung dengan percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, dana tersebut sangat dibutuhkan untuk menuntaskan berbagai program prioritas, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga penanggulangan kemiskinan.

“Sudah saatnya pemerintah pusat berlaku adil. Daerah penghasil jangan hanya dijadikan lumbung, tapi tidak diberi porsi yang layak untuk membangun,” ujarnya tegas.

Rapat koordinasi ini menghasilkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam berita acara, ditandatangani oleh seluruh peserta termasuk Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif dalam memperjuangkan hak-hak fiskal daerah penghasil SDA. (nr/sekaltengcom/diskominfosantik)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru