Podcast Diskominfosantik Kalteng Angkat Tema Inovasi Digital dalam Layanan Listrik dan Internet

- Publisher

Senin, 19 Mei 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PODCAST : Diskominfosantik Provinsi Kalteng saat mengelar podcast dengan Narasumber Rizky Maulana Akbar bersama Host Novita Chandra Wijaya, Senin (19/5).(IST)

PODCAST : Diskominfosantik Provinsi Kalteng saat mengelar podcast dengan Narasumber Rizky Maulana Akbar bersama Host Novita Chandra Wijaya, Senin (19/5).(IST)

PALANGKA RAYA – Dalam rangka menyemarakkan gelaran Kalteng Expo 2025, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menghadirkan sebuah podcast informatif yang membahas transformasi layanan publik melalui platform digital. Podcast ini digelar pada Senin (19/5) di booth resmi Diskominfosantik dan mengusung topik “Kemudahan Akses Pelayanan Melalui PLN Mobile dan MyICON+”.

Acara bincang santai ini dipandu oleh Novita Chandra Wijaya, menghadirkan narasumber dari pihak PLN yaitu Rizky Maulana Akbar, Senior Account Manager Ritel Kalimantan. Podcast disiarkan secara langsung melalui kanal media sosial resmi Diskominfosantik seperti Instagram, YouTube, dan TikTok.

Dalam sesi tersebut, Rizky menjelaskan bahwa PLN Mobile dirancang untuk memberikan kemudahan dan efisiensi bagi pelanggan dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat membeli token, membayar tagihan, memantau pemakaian daya, mengajukan perubahan daya, hingga melaporkan gangguan jaringan tanpa harus datang langsung ke kantor PLN,” jelas Rizky.

Selain itu, ia turut memperkenalkan MyICON+, aplikasi layanan digital dari Icon Plus, anak perusahaan PLN yang fokus pada penyediaan layanan internet rumah dan korporasi di bawah brand ICONNET. Meski belum sepopuler PLN Mobile, Rizky meyakini MyICON+ memiliki potensi besar untuk mendukung konektivitas digital masyarakat.

“Melalui MyICON+, pelanggan dapat memantau tagihan internet, menambah fitur layanan seperti televisi kabel hingga pemasangan CCTV, yang kini menjadi kebutuhan banyak rumah tangga,” tambahnya.

Baca Juga :  Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah

Ia juga menyebutkan bahwa layanan ICONNET kini telah menjangkau berbagai sektor, tidak hanya pelanggan perumahan tetapi juga hotel, kantor pemerintahan, dan area publik seperti kawasan Bundaran Besar Palangka Raya. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan untuk membangun ekosistem smart living berbasis digital di Kalimantan Tengah.

Rizky berharap, dengan semakin dikenalnya aplikasi-aplikasi digital ini, masyarakat tidak hanya lebih mudah dalam mengakses layanan listrik dan internet, tetapi juga turut mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di daerah. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru