Gubernur Kalteng Dukung Sekolah Rakyat Menjangkau Masyarakat Tidak Mampu Sampai Perdesaan

- Publisher

Selasa, 15 April 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENDUKUNG - Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mendukung Program Sekolah Rakyat, pendidikan demi pengentasan kemiskinan.(IST)

MENDUKUNG - Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mendukung Program Sekolah Rakyat, pendidikan demi pengentasan kemiskinan.(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran hadir dalam dialog Menteri Sosial bersama pilar sosial, yang sekaligus sosialisasi Sekolah Rakyat. Aula Jayang Tingang pada Selasa, 15 April 2025.

Gubernur mengapresiasi pilar sosial yang berperan penting dalam menangani permasalahan sosial seperti kemiskinan, bencana, dan juga penurunan stunting.

Gubernur menyebut, jumlah pilar sosial di Kalimantan Tengah terdiri dari Pendamping PKH sebanyak 232 orang, TAGANA sebanyak 545 orang, TKSK 136 orang, Pendamping Rehabilitasi Sosial 24 orang, Pekerja Sosial Masyarakat 332 orang, dan Pelopor Perdamaian 36 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agustiar mengungkapkan, tingkat kemiskinan di Kalimantan Tengah tahun 2024 berada di bawah rata-rata nasional di angka 5,26 persen. “Masih di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 8,57 persen,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Dorong Evaluasi Stunting Lebih Tepat Sasaran, BPKP Soroti Anggaran dan Intervensi Gizi

Dikatakannya, sebagian besar penduduk miskin berada di pedesaan, sehingga membuat akses pendidikan dan layanan sosial terbatas.

“Kami bertekad mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan, hingga ke desa-desa dan pedalaman melalui Program Huma Betang Sejahtera. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, antara lain dengan pemberian bantuan langsung tunai, pasar murah, sekolah dan kuliah gratis, layanan kesehatan gratis, bantuan petani dan nelayan,” jelasnya.

Soal pendidikan, kondisi melek huruf di Kalimantan Tengah cukup tinggi di angka 98,83%, bagi penduduk usia 15 tahun ke atas. Tantangan saat ini masih rendahnya partisipasi pendidikan tingkat menengah atas.

“Angka Partisipasi Murni usia SMA/SMK/MA sederajat sebesar 58,05 dibawah angka Partisipasi Murni Nasional yakni 64,32,” kata Gubernur.

Gubernur mendukung sekolah rakyat dari program Presiden Prabowo Subianto, karena masyarakat bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih merata.

Baca Juga :  Inspektur Daerah Kalteng Siap Jalankan Aksi Stranas PK 2025-2026

“Kami tegak lurus dengan Asta Cita Bapak Presiden, dan saat ini menyusun proposal dan menyiapkan lahan untuk mendirikan Sekolah Rakyat di Kota Palangka Raya,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengatakan, arahan presiden yaitu membuka akses seluas-luasnya untuk anak-anak keluarga miskin agar mendapatkan pendidikan layak.

Sekolah rakyat berbentuk asrama agar pendidikan kesehatan dan lingkungan berkualitas, yang diperuntukkan pada jenjang pendidikan SD SMP SMA.

“Pembangunan sekolah rakyat dirintis tahun ini 2025/2026, targetnya 200 sekolah rakyat. Diharapkan pada tahap berikutnya tiap sekolah harus mampu menampung 1000 siswa, dan sekolah dibangun di atas lahan 5 sampai 10 hektar,” ujar Syaifullah. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru