Update Kondisi Banjir BPBD Kalteng Gelar Rapat Secara Daring

- Publisher

Jumat, 7 Maret 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT : Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalteng saat memimpin rapat melalui zoom meeting dengan BPBD Kabupaten/Kota, Jumat (7/3).(IST)

RAPAT : Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalteng saat memimpin rapat melalui zoom meeting dengan BPBD Kabupaten/Kota, Jumat (7/3).(IST)

PALANGKA RAYA–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengelar rapat Perkembangan Situasi Banjir dari Kabupaten/Kota secara virtual/daring melalui zoom meeting. Rapat ini diikuti oleh perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Kalteng, BMKG, dan BPBD Kab/Kota se Kalteng, Jumat (7/3).

“Memperhatikan situasi cuaca di wilayah Provinsi Kalteng saat ini, terjadi peningkatan intensitas hujan lebat,  Untuk meningkatkan upaya penanganan banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten/Kota, kami melakukan rapat terkait perkembangan banjir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalteng yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Alpius Patanan.

Dirinya menyampaikan update data terkini kejadian banjir yang terjadi dari BPBD Kabupaten, ada enam Kabupaten yang mengalami banjir, yakni Kabupaten Barito Selatan, Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Barito Utara dan Murung Raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari enam Kabupaten yang mengalami banjir ini, di Kabupaten Barito Selatan awal banjir terjadi 7 Januari 2025 sampai 6 Maret 2025 di Kecamatan Dusun Hilir yaitu di Desa Mahajandau dan Desa Sungai Jaya, warga yang terdampak sebanyak 825 KK/2.661 jiwa, kemudian fasilitas umum yang terdampak sebanyak delapan unit dengan ketinggian muka air 13 cm,” sampai Alpius

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Kalteng Resmikan Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Tahun 2025

Sementara Banjir di Kabupaten Gunung Mas sejak 4 Maret sampai 6 Maret 2025 terjadi di Kecamatan Manuhing Raya yaitu di Kelurahan Tehang meliputi Desa Luwuk Tukau, Desa Tumbang Oroi, Desa Tumbang Samui, Desa Putat Durei, Desa Tumbang Mantuhe. Warga yang terdampak sebanyak 433 KK/1.310 jiwa. Bangunan rumah yang terdampak sebanyak 286 unit dan fasilitas umum sebanyak satu unit.

“Banjir di Kabupaten Kapuas awal banjir 5 Maret 2025 sampai 6 Maret 2025 ada satu kecamatan di Mantangai yakni di Desa Bukit Batu dengan tinggi muka air 50 cm,” ucap Alpius

Banjir di Kabupaten Katingan awal banjir terjadi mulai 3 Maret 2025 sampai 6 Maret 2025, masyarakat yang terdampak 5.611 KK/12.962 jiwa, fasilitas umum sembilan unit dan bangunan rumah yang terdampak sebanyak 2.526 unit dengan tinggi muka air 50 cm. Banjir yang terjadi ini meliputi Kecamatan Katingan Tengah yaitu Batu Badinding, Napu Sahur, Samba Katung, Samba Bakumpai, Samba Danum, Telok, Tumbang Lahang, Tewang Panjang, Rantau Asem, Tumbang Hangei, Tumbang Kalemei, Samba Kahayan, dan Petak Puti. Kemudian di Kec. Pulau Malan Desa Tura, Tumbang Tanjung, Dahiyan Tunggal, Tumbang Banjang, Manduing Lama, Manduing Taheta, Buntut Bali, Kuluk Bali dan Tewang Derayu.

Baca Juga :  APJI Harus Bertumbuh dan Berkembang Dengan Baik di Kalteng

“BPBD Kabupaten/Kota agar melaporkan setiap kejadian bencana di wilayahnya ke Pusdalops PB Provinsi Kalteng pada kesempatan pertama, serta terus memantau dan melaporkan perkembangan terkini terkait bencana banjir di wilayahnya serta melaporkan penanganan-penanganan yang dilaksanakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anton Budiono dari BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya juga menyampaikan, berdasarkan prakiraan cuaca seminggu ke depan diprediksi curah hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kalteng

“Diharapkan seluruh BPBD Kab/Kota mendiseminasikan informasi peringatan dini tersebut ke masyarakat di tingkat Desa/Kelurahan,” tutupnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru