Disdik Kalteng Siap Dievaluasi Program Pendidikan 2024 dan Akan Fokus pada Optimalisasi dan Transparansi di 2025

- Publisher

Kamis, 2 Januari 2025 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan komitmennya untuk terus mengevaluasi dan mengoptimalkan pelaksanaan program-program pendidikan pada tahun 2025 (IST)

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan komitmennya untuk terus mengevaluasi dan mengoptimalkan pelaksanaan program-program pendidikan pada tahun 2025 (IST)

PALANGKARAYA – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan mengoptimalkan pelaksanaan program-program pendidikan pada tahun 2025.

Komitmen itu ditegaskannya kepada media ini saat kegiatan Apel Besar ASN Lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Kamis 2 Januari 2025.

“Kita sudah bersama-sama melalui 2024 dengan baik. Alhamdulillah kita telah menjalankan program-program dan kebijakan bidang pendidikan dari Bapak Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran. Kami juga akan terus mengevaluasi hal-hal yang sudah dilaksanakan di tahun 2024, dan kami akan perbaiki hal-hal yang masih kurang optimal,” kata Reza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reza mengungkapkan, salah satu fokus evaluasi adalah program Tabungan Beasiswa (Tabe) Berkah, yang sebelumnya sempat menuai kritik dari berbagai pihak.

Baca Juga :  Kalaksa BPBPK Kalteng Laporkan Bencana Banjir Saat Rakor Bersama Gubernur

Menurutnya, meskipun program tersebut bertujuan baik untuk membantu mahasiswa, evaluasi tetap diperlukan untuk memastikan pelaksanaannya sesuai aturan dan tidak menimbulkan potensi masalah di kemudian hari.

“Program Tabe Berkah sedang dievaluasi setelah mendapatkan masukan dari BPK dan BPKP. Kami ingin memastikan bahwa penyalurannya tidak bermasalah. Jika hasil evaluasi sudah selesai, penyaluran akan dilanjutkan. Tetapi untuk sementara, kami pastikan program ini lebih baik sebelum dilaksanakan kembali,” jelasnya.

Reza juga mengatakan, program-program lain seperti sekolah gratis dan kuliah gratis akan tetap berjalan sesuai rencana. Program ini menjadi salah satu prioritas utama Pemprov Kalteng di tahun 2025.

“Program sekolah gratis dan kuliah gratis tetap kami laksanakan sesuai janji Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Ini adalah tahun pertama pelaksanaan program kuliah gratis. Kami berharap langkah ini dapat membawa semangat baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Apresiasi FGD Bank Tanah, Diskusi Pemanfaatan Lahan Bagi Ekonomi, Sosial, dan Masyarakat

Terkait kelanjutan program Tabe, Reza menekankan pentingnya kehati-hatian. Ia menyebutkan bahwa kritik dan laporan yang muncul di tahun sebelumnya menjadi dasar utama untuk melakukan evaluasi mendalam.

Dinas Pendidikan Kalteng terus melakukan langkah evaluasi yang terstruktur dan berorientasi pada perbaikan, Reza juga berharap program-program pendidikan di tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat”

InsyaAllah, besaran Tabe akan kami naikkan, tapi kami harus memastikan semuanya sesuai aturan. Jangan sampai niat baik kami untuk membantu malah menimbulkan masalah. Kami tunggu hasil evaluasi untuk memastikan tidak ada yang bermasalah,” tutupnya.

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru