WBS Resmi Diluncurkan, Pemprov Kalteng Buka Kanal Aduan Aman untuk Siswa

- Publisher

Rabu, 18 Februari 2026 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENYERAHKAN : Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat menyerahkan buku pembelajaran kepada pihak sekolah belum lama ini.

MENYERAHKAN : Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat menyerahkan buku pembelajaran kepada pihak sekolah belum lama ini.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Agustiar Sabran melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah resmi meluncurkan Whistleblowing System (WBS) sebagai kanal pengaduan khusus bagi peserta didik. Peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan penutupan kegiatan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) di Bundaran Besar, Palangka Raya, Minggu (15/2/2026).

WBS dirancang sebagai ruang aman bagi siswa untuk melaporkan berbagai persoalan di lingkungan sekolah, mulai dari perundungan (bullying), tindak kekerasan, pelanggaran tata tertib, hingga dugaan penyimpangan lainnya. Kehadiran sistem ini diharapkan menjadi terobosan nyata dalam membangun iklim pendidikan yang lebih aman, ramah anak, dan kondusif bagi proses belajar-mengajar.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa WBS merupakan wujud keberpihakan pemerintah daerah terhadap perlindungan hak-hak peserta didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap anak berhak merasa aman di sekolah. Melalui WBS, siswa kini memiliki saluran resmi untuk menyampaikan keluhan jika mengalami bullying atau gangguan lainnya. Ini adalah komitmen kami untuk hadir dan melindungi,” ujarnya.

Menurut Reza, WBS juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat budaya transparansi dan akuntabilitas di sektor pendidikan. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti secara profesional, terukur, serta menjaga kerahasiaan pelapor, sehingga tidak ada lagi persoalan yang dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga :  DPR RI Dorong Percepatan Internet Kalteng, Diskominfosantik Paparkan 203 Titik Blank Spot

Ia menekankan, pembangunan pendidikan tidak semata mengejar capaian akademik, tetapi juga memastikan terciptanya ekosistem belajar yang sehat, aman, dan berkarakter. Karena itu, seluruh satuan pendidikan diminta aktif mensosialisasikan WBS agar benar-benar dimanfaatkan oleh peserta didik.

Dengan peluncuran Whistleblowing System ini, Dinas Pendidikan Kalteng menegaskan komitmen menghadirkan inovasi kebijakan yang berpihak pada keselamatan dan kenyamanan siswa, demi mencetak generasi unggul, berintegritas, dan berdaya saing di Bumi Tambun Bungai.(nr)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru