Transaksi Tembus Triliunan, Misi Dagang Jatim-Kalteng Buka Keran Investasi dan Hilirisasi

- Publisher

Kamis, 23 April 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENANDATANGANAN: Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran saat Penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

PENANDATANGANAN: Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran saat Penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

PALANGKA RAYA – Kolaborasi ekonomi antarprovinsi kembali menunjukkan taringnya. Misi Dagang antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah yang digelar di M Bahalap Hotel, Kamis (23/4/2026), mencatatkan capaian transaksi hingga triliunan rupiah hanya dalam hitungan jam.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa daerahnya memiliki kekuatan besar dari sisi sumber daya alam yang siap didorong melalui kerja sama lintas wilayah.

Menurutnya, luas wilayah serta kekayaan alam yang melimpah menjadikan Kalimantan Tengah sebagai kawasan strategis dengan peluang investasi yang sangat menjanjikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Misi Dagang ini menjadi pintu masuk memperluas kerja sama, baik di sektor perdagangan, investasi, maupun hilirisasi industri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, arah pengembangan daerah difokuskan pada tiga zona utama Barat, Tengah, dan Timur yang masing-masing memiliki keunggulan berbeda. Sektor unggulan seperti perkebunan, pertambangan, perikanan hingga industri kreatif diposisikan sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Salah satu program yang disorot adalah pengembangan shrimp estate udang vaname, yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekspor. Program ini juga sejalan dengan kebijakan nasional, termasuk pengembangan energi berbasis biodiesel B50.

Baca Juga :  Sidak LPG 3 Kg di Palangka Raya, Pertamina Temukan Banyak Usaha Laundry Masih Gunakan Gas Subsidi

“Hilirisasi, terutama di sektor kelapa sawit, akan mendorong nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan energi dan pertumbuhan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

“Kolaborasi harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sektor swasta, hingga institusi lainnya,” ujarnya.

Ia menilai, Misi Dagang bukan sekadar ajang transaksi, tetapi juga sarana memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah di Indonesia.

Hingga pukul 13.00 WIB, nilai transaksi dalam kegiatan tersebut telah menembus angka triliunan rupiah dan diproyeksikan terus meningkat hingga acara berakhir.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Iwan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda berkelanjutan untuk memperkuat perdagangan domestik.

“Misi Dagang ini merupakan yang ketiga di tahun 2026 dan yang ke-51 sejak 2019,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Minta IKN jadi Patokan Pembangunan di Kotim

Ia menambahkan, sebanyak 159 pelaku usaha terlibat, dengan 59 di antaranya berasal dari Jawa Timur yang hadir langsung di lokasi. Meski menghadapi kendala transportasi, antusiasme pelaku usaha tetap tinggi.

“Kami berharap transaksi yang tercipta mampu meningkatkan daya saing produk, khususnya UMKM, serta memperluas akses pasar di kedua daerah,” katanya.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan penandatanganan kerja sama antarpemerintah provinsi serta pertukaran cenderamata sebagai simbol penguatan hubungan.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Pj Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, dan Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, bersama perwakilan OJK, perbankan, serta ratusan pelaku usaha.

Melalui Misi Dagang ini, kedua provinsi optimistis dapat membangun kerja sama berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan investasi, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional.(nr).

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru