Pelatihan Handycraft Lamandau Dorong Warga Ciptakan Usaha Mandiri

- Publisher

Senin, 29 Juni 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HADIRI : Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, saat menghadiri Pelatihan Handycraft, di LPK Rahmat Lestari, Desa Sumber Mulya, Senin (29/6/2026).

HADIRI : Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, saat menghadiri Pelatihan Handycraft, di LPK Rahmat Lestari, Desa Sumber Mulya, Senin (29/6/2026).

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat sebagai langkah memperluas kesempatan kerja dan membuka peluang usaha baru. Salah satunya melalui pelatihan handycraft atau kerajinan tangan yang menyasar masyarakat di daerah tersebut.

Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai dapat menjadi sarana pengembangan keterampilan sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat agar mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri sekaligus mendukung perluasan kesempatan kerja di Lamandau,” kata Abdul Hamid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Hamid secara resmi membuka Pelatihan Perluasan Kesempatan Kerja Tahun 2026 melalui kegiatan handycraft di LPK Rahmat Lestari, Desa Sumber Mulya, Senin (29/6/2026).

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Alokasikan Rp 485 Miliar Untuk Program MBG, Sekolah dan Kuliah Gratis

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lamandau tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Kepala Desa Sumber Mulya, Kepala LPK Rahmat Lestari, serta 20 peserta pelatihan.

Berdasarkan laporan panitia, pelatihan berlangsung selama tiga hari, 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Para peserta dibekali berbagai keterampilan membuat produk kerajinan, di antaranya berbahan kain perca, buket, hingga hampers.

Abdul Hamid menegaskan, peningkatan kompetensi masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang produktif, kreatif, terampil, dan memiliki daya saing.

Baca Juga :  Hadiri Sertijab Komandan Korem 102/Pjg, Wagub Edy Pratowo Harapkan Sinergi Pembangunan Terus Terjalin

Menurutnya, pelatihan tidak boleh berhenti sebatas kegiatan pembelajaran. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus dapat diterapkan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk berwirausaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Pemkab Lamandau berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pelaku usaha baru, khususnya di sektor ekonomi kreatif. Produk kerajinan yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memiliki nilai jual, tetapi juga mampu membuka peluang kerja dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(nr).

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru