Kalteng Masuk 10 Besar Provinsi Termiskin Terendah, Ini Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

- Publisher

Senin, 17 November 2025 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTUAN : Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran saat memberikan bantuan kepada warganya beberapa waktu lalu.(IST)

BANTUAN : Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran saat memberikan bantuan kepada warganya beberapa waktu lalu.(IST)

PALANGKA RAYA – Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam pembangunan ekonomi daerah. Pada 2025, tingkat kemiskinan Kalteng berada di angka 5,19 persen, pada tahun 2024 lalu masih diangka 5,26 persen berkurang sekitar 0,07 persen. Dan menjadikan provinsi ini masuk 10 besar provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Indonesia, tepatnya berada di peringkat ke-7 dari 38 provinsi.

Capaian ini disebut sebagai hasil kerja bersama dalam mengurangi beban hidup masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan mereka. Pemerintah provinsi menegaskan bahwa arah pembangunan Kalteng bergerak menuju kondisi yang lebih maju, sejahtera, dan merata bagi seluruh masyarakat.

Menurut prinsip pembangunan ekonomi, pendekatan penurunan kemiskinan dilakukan melalui dua jalur sekaligus mengurangi beban pengeluaran masyarakat dan meningkatkan kemampuan ekonomi rumah tangga. Kebijakan dua arah ini diyakini mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan sekaligus membuat hasilnya lebih merata.

Di sisi pertama, pemerintah menjalankan berbagai program yang meringankan pengeluaran warga, di antaranya, BPJS Kesehatan, Program beasiswa seperti 1 Rumah 1 Sarjana, Program Prioritas Internet Gratis, Pemutihan pajak, Bantuan dan subsidi kebutuhan pokok melalui pasar murah.

“Semua program ini dirancang agar beban hidup masyarakat berkurang dan kebutuhan dasar mereka lebih terjangkau,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.

Sementara di sisi kedua, pemerintah memperkuat peningkatan pendapatan warga melalui Bazar UMKM dan berbagai festival seperti Huma Betang Night, Penciptaan dan perluasan lapangan kerja melalui Job Fair, Pelatihan keterampilan kerja, serta dukungan penuh terhadap UMKM, ekonomi kreatif, dan wirausaha baru.

“Ketika peluang ekonomi terbuka dan pendapatan masyarakat meningkat, maka ketahanan ekonomi rumah tangga menjadi lebih kuat,” jelas Gubernur.

Baca Juga :  Staf Ahli Yuas Elko Simak Sosialisasi Sekolah Unggulan Garuda, Serta Arahan Ketahanan Pangan Komoditas Bawang dan Cabai

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, tetapi bukti nyata dampak dari rangkaian kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Masuknya Kalteng dalam jajaran provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah adalah hasil kerja keras bersama. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergerak searah. Kita menekan beban hidup sekaligus membuka peluang ekonomi bagi semua lapisan masyarakat,” tegas Agustiar.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus memperkuat berbagai program prioritas agar penurunan angka kemiskinan semakin signifikan di tahun-tahun mendatang.

“Kita ingin masyarakat Kalteng hidup lebih layak, lebih sejahtera, dan memiliki kesempatan ekonomi yang sama. Pembangunan yang merata adalah komitmen kita,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru