Harga TBS Periode II Bulan Februari 2025 Naik

- Publisher

Rabu, 5 Maret 2025 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisbun Provinsi Kalteng H. Rizky Ramadhana Badjuri.(IST)

Kadisbun Provinsi Kalteng H. Rizky Ramadhana Badjuri.(IST)

PALANGKA RAYA–Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalteng kembali mengadakan Rapat Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun untuk periode II bulan Februari 2025, bertempat di Aula Dinas Perkebunan setempat, Rabu (5/3).

Pada perhitungan harga periode II bulan Februari 2025 ini berlaku untuk tanggal 16 s.d. 28 Februari 2025, dan telah ditetapkan harga Minyak Sawit (CPO) sebesar Rp15.067,76 naik sebesar Rp 965,66, demikian pula untuk Inti Sawit (PK/Palm Kernel) sebesar Rp10.881,36 naik sebesar Rp 420,50 dari periode sebelumnya, sedangkan indeks “K” masih menggunakan periode I yaitu 91,07 persen.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng H. Rizky Ramadhana Badjuri di tempat terpisah menyampaikan, dengan ditetapkannya harga TBS tersebut, diharapkan petani mitra dapat menerima pembayaran dengan harga yang wajar, Kemudian, pihak perusahaan dapat menerapkan harga ini secara menyeluruh di seluruh kabupaten se-Kalteng.

“Hal ini menunjukkan adanya komitmen Dinas Perkebunan untuk selalu berupaya memperkuat sinergisitas dengan pelaku industri dan petani, dalam menjaga stabilitas harga TBS ini,” kata Rizky Ramadhana Badjuri.

Sementara Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil (Lohsar) Achmad Sugianor saat memimpin rapat mengatakan, bahwa pada periode II ini harga TBS Kalteng kembali mengalami kenaikan pada semua umur tanaman.

“Naiknya harga TBS ini patut kita syukuri bersama, karena harga yang kita tetapkan ini merupakan dasar bagi pabrik kelapa sawit (PKS) dalam melakukan pembayaran harga TBS milik petani mitranya,” ujar Achmad Sugianor.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Jaring Masukan dari Camat, Kades, dan Damang Demi Pemerataan Pembangunan di Kapuas

Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan tim Pokja Penetapan Harga, maka harga TBS kelapa sawit produksi pekebun mitra untuk periode II bulan Februari 2025 pada semua umur tanaman adalah sebagai berikut: pada umur tanaman tiga tahun Rp2.585,48, umur empat tahun Rp2.822,41, umur lima tahun Rp3.089,70,dan umur enam tahun Rp3.138,49.

Selanjutnya, umur tujuh tahun Rp3.201,20, pada umur delapan tahun Rp3.342,50,- untuk umur sembilan tahun Rp3.430,94,- dan pada umur 10 hingga 20 tahun Rp3.536,09,-.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, dari GAPKI Kalteng, mewakili Biro Ekonomi Setda Provinsi Kalteng, Tim Pokja Penetapan Harga TBS, perusahaan mitra, Forum Petani Sawit, petani mitra dan perwakilan koperasi, serta dinas yang membidangi perkebunan kabupaten/kota se Kalteng. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru