Pemprov Kalteng Genjot Indeks Pemerintahan Digital, Targetkan Tata Kelola Makin Modern dan Responsif

- Publisher

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT : Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Kalteng Adiah Chandra Sari saat Rapat Koordinasi Pengisian Indeks PEMDI Pemprov Kalteng yang digelar di Aula Kanderang Tingang, Selasa (7/7/2026).

RAPAT : Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Kalteng Adiah Chandra Sari saat Rapat Koordinasi Pengisian Indeks PEMDI Pemprov Kalteng yang digelar di Aula Kanderang Tingang, Selasa (7/7/2026).

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mempercepat transformasi digital sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memaksimalkan persiapan pengisian Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) Tahun 2026.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengisian Indeks PEMDI yang digelar di Aula Kanderang Tingang, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (7/7/2026).

Rapat dipimpin Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Adiah Chandra Sari, dan menghadirkan Tim Koordinasi PEMDI sebagai narasumber melalui Zoom Meeting. Kegiatan itu diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalteng guna menyamakan persepsi sekaligus memastikan seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adiah Chandra Sari menegaskan bahwa transformasi digital telah menjadi agenda prioritas pemerintah dalam membangun birokrasi yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta berperan aktif dalam melengkapi data dan dokumen pendukung sesuai indikator yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Dampingi Komisi IV DPR-RI Kunker Reses ke Desa Basarang

Ia menjelaskan, sistem evaluasi yang sebelumnya menggunakan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) kini telah disempurnakan menjadi Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI).

Perubahan tersebut membuat penilaian tidak lagi hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi informasi, tetapi juga mencakup tata kelola pemerintahan, integrasi layanan, pemanfaatan data, kolaborasi lintas sektor, inovasi, hingga dampak nyata transformasi digital terhadap peningkatan kinerja pemerintahan.

Menurut Adiah, capaian indeks digital Pemprov Kalteng terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai SPBE meningkat dari 1,00 pada 2021 menjadi 1,90 pada 2022, kemudian naik menjadi 2,75 pada 2023, 2,87 pada 2024, dan berhasil mencapai 3,41 dengan predikat Baik pada 2025.

Baca Juga :  DPRD Kotim Desak Hukuman Maksimal bagi Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Tualan Hulu

“Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Pemprov Kalteng untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital,” ujarnya.

Adiah menambahkan, keberhasilan dalam penilaian Indeks PEMDI bukan hanya menjadi tanggung jawab Diskominfosantik, melainkan membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah.

Sesuai jadwal dari Kementerian PANRB, proses penilaian Indeks PEMDI Tahun 2026 berlangsung pada 27 Juni hingga 3 Agustus 2026, sehingga setiap OPD diminta segera menyelesaikan seluruh dokumen pendukung yang dipersyaratkan.

Adiah juga mengatakan, Melalui koordinasi yang semakin solid, Pemprov Kalteng optimistis mampu meningkatkan nilai Indeks Pemerintahan Digital pada tahun ini.

“Peningkatan tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan birokrasi yang lebih adaptif, inovatif, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(nr)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru