Lamandau Disorot Jadi Gerbang Narkoba Kalimantan, Bupati Hibahkan Dua Mobil Kejar Bandar

- Publisher

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Rizky Aditya Putra

IST/Foto Rizky Aditya Putra

PALANGKA RAYA – Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, kini disorot aparat sebagai salah satu jalur utama masuknya peredaran gelap narkotika di Pulau Kalimantan. Posisi strategis Lamandau yang menjadi lintasan penghubung Kalimantan Barat – Kalimantan Selatan kerap dimanfaatkan jaringan pengedar untuk meloloskan barang haram dalam jumlah besar.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengakui, ancaman narkotika di wilayahnya sudah masuk kategori darurat dan membutuhkan dukungan nyata bagi aparat penegak hukum.

“Lamandau sekarang jadi perhatian kami karena rawan jadi pintu masuk narkoba. Kami hibahkan dua unit mobil baru ke kepolisian untuk memperkuat pengejaran para pelaku di lapangan,” kata Rizky usai kegiatan di Istana Isen Mulang, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Lamandau menyerahkan dua unit minibus Toyota Rush kepada Polres setempat agar patroli dan pengejaran terhadap jaringan pengedar lebih responsif, terutama di jalur-jalur rawan lintas provinsi.

Baca Juga :  Tabligh Akbar HUT RI ke-80, Ribuan Warga Padati Istana Isen Mulang

Terpicu Pengungkapan 35 Kg Sabu

Langkah ini diambil setelah aparat Polda Kalimantan Tengah bersama Polres Lamandau membongkar jaringan pengedar dengan barang bukti fantastis: puluhan kilogram sabu dan belasan ribu butir ekstasi. Dalam operasi tersebut, petugas bahkan terlibat kejar-kejaran berkecepatan tinggi di jalur darat lintas Kalimantan.

“Keberhasilan itu tak lepas dari kemampuan mobilitas petugas di lapangan. Karena itu kami perkuat sarana operasional Polres Lamandau supaya penindakan makin cepat dan efektif,” tegas Rizky.

Ia menambahkan, penanganan peredaran narkotika di Lamandau tidak bisa dibebankan pada satu daerah saja. Menurutnya, dibutuhkan sinergi lintas kabupaten/kota bahkan lintas provinsi di seluruh Kalimantan Tengah.

“Kalau hanya Lamandau yang bergerak, jujur berat. Pengedar terus berubah taktik, kita tak pernah tahu siapa yang melintas dan membawa apa,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Tinjau Terminal W.A Gara, Soroti Pelanggaran Truk Bermuatan Lebih di Jalur Kuala Kurun

Jalur Trans Kalimantan Dipetakan Rawan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah telah memetakan kawasan perbatasan dan jalur Trans Kalimantan sebagai titik rawan peredaran narkotika. Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Slamet Ady Purnomo, menyebut jalur darat masih menjadi favorit jaringan narkoba karena fleksibel dan sulit dipantau secara penuh.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan sebelumnya mengungkap kronologi pengungkapan kasus besar awal Februari lalu. Saat itu, kurir nekat melompat dari mobil Toyota Raize dan bersembunyi di hutan selama berjam-jam sebelum akhirnya diringkus aparat.

Dari penggeledahan, polisi menyita 33 bungkus besar sabu seberat lebih dari 35 kilogram serta belasan ribu pil ekstasi. Hingga kini, penyidikan masih terus dikembangkan untuk membongkar jaringan pemasok dan sindikat yang terlibat dalam penyelundupan lintas provinsi tersebut.(nr)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru