Gubernur Kalteng Launching Kartu Huma Betang, Program Bantuan Terintegrasi untuk Masyarakat

- Publisher

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENYERAHAN - Agustiar Sabran saat penyerahan Kartu Huma Betang secara simbolis yang disaksikan secara daring seluruh Kabupaten Kota.

PENYERAHAN - Agustiar Sabran saat penyerahan Kartu Huma Betang secara simbolis yang disaksikan secara daring seluruh Kabupaten Kota.

PALANGKA RAYA — Gubernur Agustiar Sabran secara resmi melaunching Kartu Huma Betang sebagai program bantuan terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. Peluncuran berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran serta jajaran pejabat daerah. Jumat, 20 Februari 2026.

Plt. Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menyampaikan bahwa pendistribusian Kartu Huma Betang disertai bantuan sembako akan menjangkau 13 kabupaten dan 1 kota di Kalimantan Tengah. Penyaluran ini menjadi tahap awal pelaksanaan program yang ditujukan untuk membantu masyarakat secara langsung.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa Kartu Huma Betang merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kartu ini bukan seremoni saja semata tapi bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat Kalimantan Tengah terpenuhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini dirancang untuk menjangkau masyarakat secara luas, khususnya masyarakat kecil. “Melalui kartu ini kami ingin memastikan kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat kecil dari pedalaman ke perkotaan bisa terjangkau,” kata gubernur.

Melalui Kartu Huma Betang, masyarakat akan menerima berbagai jenis bantuan, antara lain bantuan biaya sekolah, bantuan biaya kuliah, bantuan iuran layanan kesehatan melalui Kartu Huma Betang Sejahtera, pelatihan kerja berbasis kompetensi, bantuan bagi petani dan nelayan, serta bantuan lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Plt Sekda Kalteng Ikuti Rakor Pencegahan Korupsi di Dunia Usaha Bersama KPK dan KAD se-Indonesia

Gubernur menegaskan program ini tetap menjadi prioritas meskipun kondisi fiskal daerah mengalami penurunan signifikan.

APBD Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 tercatat sebesar Rp5,4 triliun, menurun dibandingkan APBD tahun 2025 sebesar Rp10,2 triliun. Meski demikian, pemerintah provinsi tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat secara maksimal.

Gubernur juga menyebut program ini merupakan langkah awal yang akan terus disempurnakan, serta menegaskan bahwa sistem Kartu Huma Betang dirancang terintegrasi dan akuntabel dengan pencatatan transaksi secara digital guna mencegah penyimpangan. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru