Gema Pancasila 2026 Digelar di Kalteng, Dorong Nilai Ideologi Bangsa Jadi Aksi Nyata

- Publisher

Senin, 2 Februari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN : Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansyah  saat membuka kegiatan Gema Pancasila Tahun 2026 di Aula Eka Hapakat Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (2/2/2026).

SAMBUTAN : Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansyah  saat membuka kegiatan Gema Pancasila Tahun 2026 di Aula Eka Hapakat Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (2/2/2026).

ALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi membuka Gema Pancasila Tahun 2026 dengan mengusung tema “Dari Nilai ke Aksi Nyata”. Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansyah, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, di Aula Eka Hapakat Lantai III Kantor Gubernur Kalteng, Senin (2/2/2026).

Dalam sambutannya, Darliansyah menegaskan bahwa Gema Pancasila merupakan momentum strategis untuk memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya di tengah tantangan era digital yang sarat arus informasi cepat dan potensi disinformasi.

“Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara teoritis. Nilai-nilainya harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan tindakan nyata, baik di lingkungan keluarga, dunia pendidikan, masyarakat, maupun di ruang digital,” tegas Darliansyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, penguatan ideologi Pancasila harus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga ketahanan ideologi bangsa di tengah dinamika global dan pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Baca Juga :  Soal Minyakita, Kemendag RI Akan Terapkan Pasang Banner HET Rp15.700 di Pengecer

“Sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, Pancasila harus terus diperkuat agar tidak tergerus oleh masuknya paham-paham yang bertentangan dengan jati diri dan nilai luhur bangsa Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Darliansyah menyoroti Kalimantan Tengah sebagai daerah yang memiliki kemajemukan tinggi, baik dari sisi suku, agama, budaya, maupun adat istiadat. Menurutnya, keberagaman tersebut merupakan kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.

“Falsafah Huma Betang dan nilai Belom Bahadat menjadi contoh konkret pengamalan Pancasila di Kalimantan Tengah, yang selama ini mampu merawat persatuan, toleransi, dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” pungkasnya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Pertama Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI, Timoteus Olong, menjelaskan bahwa Gema Pancasila Tahun 2026 dirancang sebagai langkah strategis untuk merespons tantangan globalisasi, derasnya arus informasi digital, serta pengaruh budaya asing terhadap pola pikir dan sikap generasi muda.

“Kegiatan ini menjadi upaya konkret dalam menjawab tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang berpotensi melemahkan nasionalisme serta pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai Pancasila,” jelas Timoteus.

Baca Juga :  Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Dasar Perubahan APBD 2025, Fokus pada Penurunan Kemiskinan dan Penguatan Ekonomi

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh pemahaman yang lebih mendalam terhadap Pancasila sekaligus penguatan karakter kebangsaan sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

“Gema Pancasila diharapkan mampu menanamkan nilai gotong royong, toleransi, serta semangat cinta tanah air dalam diri peserta sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Gema Pancasila Tahun 2026, nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan semakin membumi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda, guna memperkokoh persatuan, karakter kebangsaan, dan semangat kebhinekaan di Bumi Tambun Bungai.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Penanggung Jawab Tim Kerja Penghayatan dan Pengamalan Pancasila Ditjen Polpum Kemendagri Aulia Zuhdi, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah Muhamad Rusan, sejumlah kepala OPD terkait, serta pelajar dan guru pendamping dari 15 SMA/sederajat se-Kota Palangka Raya.(nr).

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru