Kalteng–Kalbar Matangkan Rencana Jalan Penghubung Jembatan Jelai–Ketapang, Akses Baru Ekonomi Perbatasan

- Publisher

Jumat, 12 September 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERBINCANG : Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung berbincang dengan Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan saat melakukan Koordinasi Konektivitas antarprovinsi Kamis (11/9/2025).(IST)

BERBINCANG : Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung berbincang dengan Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan saat melakukan Koordinasi Konektivitas antarprovinsi Kamis (11/9/2025).(IST)

PONTIANAK – Upaya membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat konektivitas antarprovinsi terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal ini terlihat dari kunjungan kerja Plt. Sekretaris Daerah Kalteng sekaligus Kepala Bapperida, Leonard S. Ampung, ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (11/9/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Kalbar, Leonard disambut langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan. Keduanya membahas rencana pembangunan infrastruktur jalan strategis yang akan menghubungkan Jembatan Jelai di wilayah Kalteng dengan Desa Sukaramai, Kabupaten Ketapang, Kalbar.

Baca Juga :  Bupati Rizky Gratiskan 2.000 Paket Sembako di Pasar Murah Lamandau, Warga Sambut Antusias

“Rencana ini sangat krusial untuk membuka akses baru antarprovinsi. Panjang jalan sekitar 4 kilometer, namun kondisinya saat ini masih berupa jalan tanah dan sebagian besar arealnya berupa lahan rawa,” jelas Leonard.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena jalur tersebut berada di wilayah administrasi Kalbar, pembangunan akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Meski begitu, Pemprov Kalteng menegaskan siap memberikan dukungan agar proyek penghubung ini dapat terealisasi.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Gelar Rakor Pelaksanaan Pengawasan Peningkatan Kualitas Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah Tahun 2025

Kehadiran jalan tersebut diyakini akan memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru di kawasan perbatasan Kalteng–Kalbar.

“Dengan terhubungnya infrastruktur lintas provinsi, roda pembangunan di kedua daerah diharapkan bergerak lebih cepat dan inklusif,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom/diskominfosantik)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru