Gubernur Agustiar Sabran Buka Pumpung Hai Borneo: Tegaskan Perlindungan Hak dan Martabat Masyarakat Adat Dayak

- Publisher

Jumat, 22 Agustus 2025 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat membuka secara resmi Seminar International Day of the World’s Indigenous People bertajuk Pumpung Hai Borneo (The Great Borneos Assembly) di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, Jumat (22/8/2025).(IST)

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat membuka secara resmi Seminar International Day of the World’s Indigenous People bertajuk Pumpung Hai Borneo (The Great Borneos Assembly) di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, Jumat (22/8/2025).(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran secara resmi membuka International Day of the World’s Indigenous People Seminar bertajuk Pumpung Hai Borneo (The Great Borneos Assembly) di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, Jumat (22/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen kuat menjaga keberlangsungan hidup, hak, serta martabat Masyarakat Adat Dayak. Menurutnya, masyarakat adat adalah bagian fundamental dari pembangunan Kalimantan yang sejalan dengan visi pembangunan daerah Manggatang Utus—mengangkat harkat dan martabat masyarakat menuju Kalteng Berkah, Maju, dan Bermartabat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Seminar ini juga menjadi momentum mengingat kembali Perjanjian Damai Tumbang Anoi tahun 1894 yang menjadi pijakan perdamaian Dayak. Semangat itu harus terus kita rawat, termasuk lewat Napak Tilas Tumbang Anoi setiap tahun,” ujar Agustiar.

Ia menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah kolaborasi antardaerah penghasil sumber daya alam di Kalimantan untuk memperjuangkan kepentingan bersama. “Kita harus bersatu agar kekayaan alam Kalimantan benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Lebih jauh, masyarakat adat harus dilihat sebagai mitra utama dalam menjaga hutan, bumi, dan peradaban,” imbuhnya.

Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama seluruh kepala daerah di Kalimantan sebagai bentuk dukungan memperkuat posisi Masyarakat Adat Dayak serta menjadikan Kalimantan pusat ekonomi nasional sekaligus episentrum budaya Dayak di tingkat internasional.

Pada kesempatan itu, lima Gubernur se-Kalimantan juga duduk bersama dalam panel strategis membahas arah pembangunan yang berkeadilan bagi masyarakat adat. Kehadiran mereka menjadi simbol persatuan sekaligus tekad bersama memperjuangkan dana bagi hasil sektor pertambangan, kehutanan, dan perkebunan, sebagaimana sebelumnya ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Gubernur di Balikpapan (9/7/2025).

Baca Juga :  Wagub Kalteng Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan Pengadilan Tinggi Palangka Raya

Forum ini dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Komisi Kejaksaan RI Fujiono Suandi, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, unsur Forkopimda Kalteng, anggota DPD RI Agustin Teras Narang, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Marthin Billa, Presiden Borneo Dayak Forum Jeffrey G. Kitingan, serta perwakilan masyarakat adat dan delegasi dari Malaysia (Sabah & Sarawak), Brunei Darussalam, hingga provinsi-provinsi se-Kalimantan. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru