Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Barito Timur: Strategi Tekan Inflasi dan Lindungi Daya Beli Warga

- Publisher

Rabu, 6 Agustus 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN : Plt. Sekda Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung saat menyampaikan sambutannya saat kegiatan pasar murah dan pasar penyeimbang dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Barito Timur, Selasa (5/8/2025).(IST)

SAMBUTAN : Plt. Sekda Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung saat menyampaikan sambutannya saat kegiatan pasar murah dan pasar penyeimbang dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Barito Timur, Selasa (5/8/2025).(IST)

TAMIANG LAYANG– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Pemkab Bartim) menggelar kegiatan pasar murah dan pasar penyeimbang dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Barito Timur, Selasa (5/8/2025). Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas PUPR Perkim Bartim ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menstabilkan harga bahan pokok dan memperkuat daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Sejak siang hari, ratusan warga dari berbagai penjuru memadati lokasi pasar murah. Antusiasme tinggi tampak dari antrean panjang masyarakat yang ingin mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi.

Pasar penyeimbang ini merupakan salah satu instrumen kebijakan andalan Pemprov Kalteng dalam menjaga kestabilan harga di tengah dinamika pasar. Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai respons terhadap fluktuasi harga, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar penyeimbang adalah bentuk nyata intervensi pemerintah daerah dalam rangka menekan laju inflasi sekaligus menjaga agar daya beli masyarakat tetap terjaga, khususnya mereka dari kalangan ekonomi menengah ke bawah,” ujar Leonard.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas KPM, Untuk Mendukung Pencegahan Stunting di Kalteng

Salah satu program yang paling menyedot perhatian adalah bantuan beras bersubsidi. Awalnya, beras 10 kilogram dijual seharga Rp16.000, setelah disubsidi sebesar Rp130.000 dari harga asli Rp146.000 oleh Gubernur Kalteng. Namun, dalam momentum peringatan hari jadi kabupaten, Bupati Barito Timur M. Yamin bersama Wakil Bupati Adi Muna mengambil kebijakan menggratiskan seluruh paket beras tersebut kepada masyarakat penerima manfaat.

“Kata Pak Bupati dan Wakil Bupati, mumpung sedang perayaan hari jadi, berasnya digratiskan saja. Ini bentuk kepedulian dan rasa syukur kita bersama,” tutur Leonard yang disambut sorak sorai penuh semangat dari warga.

Selain beras, pasar murah juga menyediakan kebutuhan pokok lain seperti minyak goreng, gula pasir, dan telur dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Keberadaan pasar murah ini sangat membantu masyarakat, terlebih menjelang akhir tahun ketika harga cenderung meningkat.

Baca Juga :  Dinas TPHP Kalteng dan PT ANH Tandatangani Kontrak Kerja Sama Cetak Sawah

Leonard menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemprov Kalteng dalam menjaga keseimbangan ekonomi daerah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-pemerintah untuk memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat.

“Sinergi antara Pemprov dan Pemkab ini merupakan model kolaboratif yang harus terus dikembangkan demi menekan dampak tekanan ekonomi global dan memastikan kebutuhan pokok tetap bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Meski sempat terjadi antrean panjang akibat membludaknya jumlah warga yang hadir, pelaksanaan pasar murah berlangsung tertib dan lancar.

Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi tameng dari gejolak harga bahan pokok yang kerap terjadi secara musiman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Pemprov Kalteng dan Pemkab Bartim, termasuk Wakil Bupati Adi Muna, unsur Forkopimda, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (nr/sekaltengcom/diskominfosantik)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru