Hadiri Rakor Inflasi Secara Virtual, Yuas Elko Soroti Pentingnya Hilirisasi Pangan dan Pasar Murah di Kalteng

- Publisher

Senin, 28 April 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HADIRI : Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko bersama Asisten Ekbang Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni saat menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025, Senin (28/4/2025).(IST)

HADIRI : Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko bersama Asisten Ekbang Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni saat menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025, Senin (28/4/2025).(IST)

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi pekan keempat April 2025. Rakor tersebut diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dari Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta, Senin (28/4/2025).

Bertempat di Ruang Rapat Bajakah, lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Yuas Elko bersama sejumlah pejabat daerah turut membahas langkah strategis dalam menekan laju inflasi daerah. Rakor ini bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjaga kestabilan harga, terutama menjelang periode konsumsi tinggi.

Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam memantau pergerakan harga komoditas pokok. Ia mengimbau kepala daerah agar tidak hanya mengandalkan laporan semata, tetapi juga terjun langsung ke lapangan untuk memastikan kestabilan harga.

“Langkah konkret seperti pengecekan harga harian, operasi pasar, hingga dukungan subsidi transportasi bagi komoditas penting harus terus digalakkan,” ujar Tomsi.

Ia juga menyoroti dinamika harga komoditas yang kerap berbeda antarwilayah, sehingga perlunya kebijakan yang responsif dan sesuai kondisi lokal.

Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam paparannya menjelaskan tren inflasi terbaru. Berdasarkan data minggu keempat April 2025, sebanyak 18 provinsi tercatat mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), sementara 20 provinsi lainnya mengalami penurunan. Komoditas penyumbang kenaikan terbesar adalah bawang merah dan cabai merah, yang harganya melonjak masing-masing sebesar 8,09% dan 5,04% dibanding bulan sebelumnya.

Selain itu, harga bawang putih naik 1,39%, sedangkan harga cabai rawit justru mengalami penurunan signifikan hingga 8,10%. Untuk komoditas lainnya, Minyakita mencatat penurunan tipis sebesar 0,37%, sementara gula pasir naik 0,14% dibanding Maret 2025.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Alokasikan Rp 485 Miliar Untuk Program MBG, Sekolah dan Kuliah Gratis

Menanggapi kondisi tersebut, Yuas Elko menegaskan perlunya strategi jangka panjang, terutama dalam mendorong hilirisasi sektor pangan. Ia menyebut proyek Rice Milling Plant (RMP) dan program Rice to Rice sebagai langkah strategis dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras.

“Pembangunan infrastruktur pengolahan padi secara berkelanjutan akan memperkuat ketahanan pangan kita, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan luar,” ungkap Yuas.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau agar Pemprov Kalteng bersama pemerintah kabupaten/kota menggencarkan kegiatan pasar murah untuk membantu masyarakat menghadapi gejolak harga.

“Pasar murah harus rutin digelar, terutama menjelang momen penting seperti Hari Besar Keagamaan Nasional. Ini salah satu instrumen efektif menjaga daya beli masyarakat,” tandasnya.

Rakor ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni, perwakilan BPS Provinsi Kalteng, serta pimpinan perangkat daerah dan instansi vertikal terkait lainnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru