UPT BP3B Disbun Provinsi Kalteng Lakukan Monitoring dan Sertifikasi Benih Kelapa Sawit

- Publisher

Kamis, 6 Maret 2025 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERTIFIKASI : Petugas UPT BP3B Disbun Provinsi Kalteng saat melakukan sertifikasi Mutu Benih di Kebun Pembibitan Kelapa Sawit CV. Agro Manunggal BersamaDesa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, Kamis (6/3).(IST)

SERTIFIKASI : Petugas UPT BP3B Disbun Provinsi Kalteng saat melakukan sertifikasi Mutu Benih di Kebun Pembibitan Kelapa Sawit CV. Agro Manunggal BersamaDesa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, Kamis (6/3).(IST)

SAMPIT–Untuk memastikan mutu benih yang beredar sesuai standar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui UPT Balai Perlindungan Perkebunan dan Pengawas Benih (BP3B) Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng melaksanakan Monitoring dan Sertifikasi Benih Sertifikasi Benih Kelapa Sawit Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, Kamis (6/3).

Monitoring dan sertifikasi benih kelapa sawit ini dilakukan secara langsung oleh Kepala UPT BP3B David Hariyanto bersama Pengawas Benih Tanaman (PBT) UPT BP3B Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng. pemeriksaan lapangan dalam rangka sertifikasi mutu benih di kebun pembibitan kelapa sawit milik CV. Agro Manunggal Bersama, Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, setelah sehari sebelumnya dilaksanakan di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.

“Kegiatan monitoring dan sertifikasi benih kelapa sawit ini UPT BP3B terus berupaya untuk memastikan benih kelapa sawit yang beredar di masyarakat, khususnya Provinsi Kalimantan Tengah adalah benih unggul bersertifikat dan berlabel,” sampai,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadisbun Provinsi Kalteng H. Rizky Ramadhana Badjuri, melalui Kepala UPT BP3B David Hariyanto.

Menurutnya benih dari produsen pembibitan kelapa sawit resmi binaan UPT BP3B telah melalui proses monitoring dan sertifikasi mutu benih, sehingga dipastikan benih yang diproduksi adalah benih unggul bersertifikat dan berlabel.

Baca Juga :  Plt Sekda Kalteng Sampaikan Rilis Kesiapan MTQ VII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2024

“Upaya UPT BP3B dalam meningkatkan monitoring dan sertifikasi mutu benih tanaman perkebunan sebelum beredar, dan ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo terkait peningkatan kesejahteraan ekonomi di Kalteng,” ujar David.

Dirinya mengatakan penggunaan benih kelapa sawit unggul bersertifikat dan berlabel, diharapkan akan berdampak baik terhadap kesejahteraan pekebun melalui peningkatan produktivitas, kualitas, dan daya saing komoditas kelapa sawit tersebut,

“Oleh karena itu, pekebun di Kalteng diimbau agar selektif dalam pemilihan benih, pastikan benih yang digunakan adalah benih unggul bersertifikat dan berlabel dari UPT BP3B Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng,” tandasnya.

Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan pada tanggal 5 Maret 2025 di kebun pembibitan kelapa sawit milik CV. Mourin Jaya Abadi, menunjukkan bahwa pembibitan kelapa sawit tersebut telah memenuhi standar, dan benih yang digunakan yakni benih unggul dengan keragaan tanaman cukup baik.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru Islam, Pemprov Kalteng Gelar Doa Bersama untuk Kemajuan Daerah

“Benih yang tersedia saat ini berasal dari sumber benih kelapa sawit unggul PT. Bina Sawit Makmur sebanyak 20.000 batang varietas D X P SJ.5 (Klon Dami Komposit) dan D x P SJ.3 di main nursery umur 8 bulan, serta 10.000 batang varietas D X P SJ.2 di pre nursery,” kata David.

Sedangkan, hasil pemeriksaan pada tanggal 6 Maret 2025 di kebun pembibitan milik CV. Agro Manunggal Bersama, yang dilakukan terhadap kesesuaian dokumen dan verifikasi lapangan yang mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pedoman Produksi, Sertifikasi, Peredaran, dan Pengawasan Benih Tanaman Kelapa Sawit, benih memiliki keragaan tanaman yang bagus, bebas hama penyakit, memenuhi syarat jumlah pelepah dan syarat ukuran polybag.

“Sehingga, benih kelapa sawit sebanyak 3.250 batang milik CV. Agro Manunggal Bersama, varietas D x P Topaz 3 yang merupakan benih unggul PT. Tunggal Yunus Estate, dan 2.750 batang kelapa sawit varietas D x P Themba merupakan benih unggul PT. ASD-Bakrie Oil Palm Seed Indonesia layak edar dan memenuhi syarat untuk penerbitan Sertifikat Mutu Benih (SMB) beserta label dari UPT BP3B Disbun Provinsi Kalteng,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru