Pemprov Kalteng Gencarkan Operasi Pasar dan Sidak Pedagang Untuk Mencegah Lonjakan Harga

- Publisher

Rabu, 5 Februari 2025 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIWAWANCARAI : Asisten perekonomian dan pembangunan Provinsi Kalteng (Ekbang) Sri Widanarni saat diwawancarai awak media usai rapat, Rabu (5/2).(IST)

DIWAWANCARAI : Asisten perekonomian dan pembangunan Provinsi Kalteng (Ekbang) Sri Widanarni saat diwawancarai awak media usai rapat, Rabu (5/2).(IST)

PALANGKARAYA- Menjelang bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai menggencarkan operasi pasar dan infeksi mendadak (sidak) terhadap pedagang,  langkah ini diambil untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil serta pencegahan praktek penurunan yang bisa merugikan masyarakat.

Asisten perekonomian dan pembangunan Provinsi Kalteng (Ekbang) Sri Widanarni menegaskan bahwa pengawasan ini dilakukan untuk menghindari sirkulasi harga di pasar, dan akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.

“Kami akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok terutama yang rentan mengalami lonjakan harga seperti beras, telur, minyak goreng, cabai dan ayam ras,” katanya, Rabu (5/2).

Menurutnya kalau ditemukan indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar pihaknya akan segera mengambil tindakan. Pemerintah Provinsi bersama tim pengendalian inflasi daerah (TPID) akan melakukan koordinasi dengan distributor dan pedagang besar guna memastikan pasukan tetap aman. Selain itu operasi pasar murah akan digelar di berbagai titik sebagai langkah intervensi untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kami akan mengadakan pasar murah dan pasar penyeimbang untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ucap Widanarni.

Dirinya mengatakan selain sidak pasar dan operasi pasar murah pemerintah juga menggandeng apa kepolisian serta instansi terkait untuk mengawasi pendistribusian bahan pokok agar tidak ada praktik kecurangan

Baca Juga :  Bawang Putih Tumbuh Subur di Lamandau, Bupati Rizky Sebut Bukti Tanah Kalteng Punya Potensi Besar

“Kami tidak ingin ada permainan harga oleh oknum tertentu jika ada pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar atau menimbun barang maka akan diberikan sanksi terhadap mereka, hal itu sesuai ketentuan,”  tegas Widanarni

Langkah tersebut diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah bulan suci Ramadan dengan tenang tanpa terbebani dengan lonjakan harga kebutuhan pokok.

“Kami Pemerintah Provinsi Kalteng juga  menghimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru