Wakil Gubernur Edy Pratowo: Perlunya Pendataan Kebun Sawit Lebih Akurat

- Publisher

Senin, 2 September 2024 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo dalam sambutannya. (IST)

FOTO: Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo dalam sambutannya. (IST)

PALANGKA RAYA – Dinas Perkebunan Prov. Kalteng menggelar bimtek Peningkatan Kapasitas Tim Pendataan Perkebunan Sawit Rakyat Tahun 2024. Bimtek ini dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah. Swiss-Belhotel pada Selasa, 9 September 2024.

Kepala Dinas melalui Kepala bidang PUPKP3 M. Rusan menjelaskan, tujuan yang hendak dicapai, yaitu meningkatnya pemahaman tentang pemetaan dan pendataan kebun kelapa sawit rakyat, untuk mendapatkan data dan informasi tentang perkebunan kelapa sawit.

“Hal ini akan mengoptimalkan tata kelola usaha budidaya perkebunan berkelanjutan milik pekebun,” katanya.

Sementara itu, Edy Pratowo dalam sambutannya mengapresiasi giat ini, bahwa  perkebunan merupakan sub sektor penting dan strategis bagi pembangunan nasional.

Dari segi data, Wagub mengungkapkan bahwa pemerintah masih belum sepenuhnya memiliki data dan informasi by name, by address, by spatial untuk pengelolaan lahan perkebunan sawit oleh rakyat. Data yang dimiliki hanya memiliki data estimasi yang bersifat tabular.

”Untuk itu, memperbaiki data dan informasi perkebunan sawit rakyat merupakan langkah kebijakan jangka pendek yang sangat Strategis. Selain itu juga Pemprov Kalteng membangun database perkebunan sawit rakyat yang lengkap dengan data spasial (by name, by address, by spatial),” ungkapnya.

Baca Juga :  Education Expo Kotim 2026: Pameran Pendidikan Terbesar Hadir di Citimall Sampit

Database ini diharapkan jadi pondasi informasi yanh lebih representatif, baik secara tabular maupun spasial (peta). Wagub berpesan agar pendataan nantinya dilakukan dengan akurat, terlebih lagi diundang narasumber dari Badan Informasi dan Geospasial (BIG), dan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan yang hadir secara daring.

“Dengan berbagai teknologi pendukung pekerjaan ini, diharapkan perkebunan kelapa sawit rakyat di Provinsi Kalimantan Tengah dapat terdata dengan baik,” tutupnya.

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 29 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru